MWCNU Blambangan Umpu Way Kanan Salurkan Dana Toples Koin ke Pesantren dan Masjid

MWCNU Blambangan Umpu Way Kanan Salurkan Dana Toples Koin ke Pesantren dan Masjid


WAY KANAN-– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, kembali menyalurkan dana yang berhasil dihimpun dari gerakan toples koin NU.

Gerakan itu dimulai sejak Maret 2021 lalu, dengan jumlah kurang lebih 2.350 toples yang tersebar di setiap kampung se-Kecamatan Blambangan Umpu. Hingga Juli 2021 toples koin telah berhasil menghimpun dana dari nahdliyin setempat sebesar Rp 76.564.300.

Ketua MWCNU Kecamatan Blambangan Umpu, Ustadz Bahrudin, mengatakan, sejak Mei hingga Juli pihaknya telah membantu sebanyak tujuh pondok pesantren (Ponpes) dan masjid dalam pembangunan.

Rinciannya, 4 rit pasir dan besi untuk Ponpes Riyadlotutulab, 50 sak semen dan kusi bagi Ponpes Bustanul Ulum, 25 sak semen untuk Ponpes Sabilul Hidayah, dan 25 sak semen untuk Ponpes Daru Najah.

Kemudian 100 sak semen diberikan untuk Masjid Jami’atul Muhajirin, 25 sak semen untuk Mushola Darussalam, dan 50 sak semen untuk Masjid Nurul Iman.

Alhamdulillah, sampai saat ini kami terus menyalurkan hasil dari toples koin. Tidak hanya di pesantren atau tempat ibadah saja, juga untuk kegiatan sosial, lembaga pendidikan, lembaga kesehatan, dan lainnya,” kata Ustadz Bahrudin, Sabtu 17 Juli 2021.

Sebelumnya, MWCNU Blambangan Umpu bersama Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZIZNU) Kabupaten Way Kanan juga membagikan paket sembako dan santunan bagi guru ngaji, anak yatim piatu, faqir, dan dhuafa di bulan ramadhan lalu.

Selain itu juga, pembagian sembako di kampung-kampung terus diupayakan, serta masih banyak  pula bantuan pendidikan, pengobatan, dan sosial yang dilakukan.

Hingga Juli 2021 pengeluaran dana hasil toples koin MWCNU Blambangan Umpu terhitung sebanyak Rp 55.080.300. Baik untuk keperluan operasional maupun kebutuhan lain.

Ustadz Bahrudin mengatakan, motivasi dalam melakukan pergerakan tersebut adalah menjalankan amanah serta kepercayaan dari jajaran pimpinan cabang dan warga setempat. Selain itu juga melihat pergerakan MWCNU yang berada di pulau Jawa sangat pesat, sehingga menjadikan  ghiroh mereka bertambah.

Dia berharap ada suatu perubahan di NU, khususnya di wilayah MWC Blambangan Umpu, menjadi lebih baik dari yang sudah baik. “Masyarakat juga bisa benar-benar merasakan bahwa NU tidak sekadar mengurusi ibadah yang menjadi rutinitas, seperti yasinan dan sebagainya. Namun ibadah sosial juga kami laksanakan, sehingga kesenjangan antara hablum minannas dan hablu minallah,” tuturnya.

Sementara Mustasyar MWCNU Blambangan Umpu, Abdullah Candra Kurniawan, mengatakan, target ke depan insyaallah pihaknya akan mengadakan mobil umat untuk melayani nahdliyin yang sakit maupun sebagai keperluan lainnya.

Ketua LAZIZNU Way Kanan itu berharap, pada akhirnya semua akan NU pada waktunya. Dan pihaknya dapat menjaga kepercayaan nahdliyin sebagai bukti bahwa kebersamaan dan saling menjaga kepercayaan dapat mewujudkan sesuatu yang dinilai mustahil sekalipun.

“Selain khidmah, kami juga ingin mengukir sejarah awal pergerakan yang semangat, agar generasi penerus nantinya bisa lebih hebat dan bersemangat dalam membesarkan NU yang sudah besar ini, terlebih di MWCNU Blambangan Umpu,” tegas Candra.

(Disisi Saidi Fatah)