index

Soal Larangan Cadar Di Kampus, Ini Tanggapan Wakil Ketua PCNU Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG- Soal polemik mahasiswi bercadar  yang diterapkan oleh salah satu perguruan tinggi negeri di Yogyakarta, mendapat tanggapan dari wakil ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandar Lampung, Rudy Irawan.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh mahasiswi tersebut adalah hak masing-masing menggunakan atribut pakaiannya. “Soal pakaian bercadar, saya pikir itu adalah hak seseorang untuk menggunakan atribut berpakaiannya,” katanya.

Lebih lanjut dosen UIN Raden Intan Lampung tersebut menjelaskan, terkait adanya larangan dalam dunia kampus tentang memakai cadar, mungkin hal itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk masuknya paham radikal, maka hal itu diantisipasi oleh pihak kampus.

“Saya berfikir dari awal sudah ada kesediaan mahasiswa untuk mengikuti aturan yang diterapkan pihak kampus.sehinggadikhawatirkan apabila dibiarkan akan memunculkan paham-paham radikal,” ujar dosen Ilmu Kalam tersebut.

Alumni UIN Raden Intan Lampung tersebut menilai bahwa paham radikal bisa juga muncul dan berkembangan, terutama dikalangan kampus berawal dari penampilan. “ Apabila fenomena tersebut tidak diwaspadai dan dibiarkan, maka ditakutkan akan muncul paham radikal. Sebab hal itu berawal dari performance,” pungkasnya.

Kendati demikian, tambahnya, Islam sangat memuliakan martabat wanita, karenanya  perintah berhijab diwajibkan. Akan tetapi tetap sewajarnya dalam berpakaian, terutama dikalangan akademis. (Sunarto)

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this