dimyati

Singgung Soal Khilafah, PCNU Tulang Bawang Protes Keras Pidato Bupati

TULANG BAWANG- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulang Bawang memprotes keras pidato bupati Tulang Bawang Winarti pada sambutan yang disampaikan dalam acara sholat Idul Fitri 1 Syawal 1440 H / Rabu 5 Juni 2019 M .

Pasalnya dalam pidato tersebut bupati menyinggung soal kembali ke Khilafah . awalnya sambutan berisikan apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang telah mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif selama bulan suci ramadhan, sehingga segenap umat islam khususnya yang berada di kabupaten Tulang Bawang dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusyuk dan tawadhu .

Namun pada bagian penutup Bupati menyampaikan kemenangan bergelimang fitrah berbingkai syariah nyata dalam naungan khilafah dan kembali ke syariah dan khilafah. Begitu kata sambutan tertulis yang menyebar di seluruh wilayah kabupaten Tulang Bawang.

Sambutan tersebut menurut ketua PCNU Tulang Bawang KH.Dimyati Rifa`I dinilai bertentangan dengan dasar Negara kita.

“Kata-kata tersebut  menggiring opini masyarakat terhadap hal yang jelas bertentangan dengan dasar negara kita. Dan jelas ini merusak persatuan, persaudaraan, kerukunan yang selama ini kita bangun dan kita jaga. Sebagai negara yang plural Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas KH.Dimyati.

Oleh karenanya, lanjutnya, kami PCNU Tulang Bawang dan masyarakat memprotes keras pidato tersebut yang kami nilai akan sangat berdampak terhadap keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena bagi Nahdlatul Ulama Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI) sudah final,” tegasnya. (Sunarto)