IMG-20190205-WA0045

Saerasehan Kebencanaan Hasilkan Sembilan Rekomendasi, Ini Isinya

BANDAR LAMPUNG- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) menggelar sarasehan kebencanaan se-Sumatera pada Selasa, (5/2/2019) di Whiz Prime Hotel, Bandar Lampung.

Sarasehan Kebencanaan Regional Sumatera Nahdlatul Ulama (NU) menghasilkan sembilan rekomendasi penanggulangan bencana. Rekomendasi itu selanjutnya akan dibawa ke Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Banjar, Jawa Barat, 7 Februari 2019.

Berikut Sembilan rekomendasi Sarasehan Kebencanaan Regional Sumatera Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan oleh PWNU Lampung:

Pertama, merekomendasikan penyusunan peta risiko kebencanaan berbasis daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Kedua, perlu adanya penyusunan pedoman kesiapsiagaan dan pengelolaan manajemen kebencanaan di lingkungan NU. Perlu juga pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan dan mitigasi, serta pengelolaan manajemen kebencanaan, terutama di wilayah risiko tinggi bencana

Ketiga,  perlunya pelatihan kompetensi sumber daya manusia untuk menunjang NU Peduli, yang mengacu standar World Health Organization (WHO).

Keempat, pengembangan NU Peduli sebagai badan khusus kemanusiaan NU di bawah PBNU (Pengurus Besar NU). Dengan klaster utama LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah NU), LPBINU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU), LKNU (Lembaga Kesehatan NU), LP (Lembaga Pendidikan) Maarif NU, LKKNU (Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU), serta klaster lainnya yang dipandang perlu.

Kelima, memandang penting pengembangan model kepedulian kemanusiaan. Sasarannya adalah kelompok rentan, seperti bayi dan balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta lansia. Terutama lagi kelompok miskin di wilayah termiskin, tertinggal, dan terluar.

Keenam, perlu pengembangan jaringan NU Peduli dengan kelompok kemanusiaan lainnya secara nasional, regional, dan internasional dalam upaya kepedulian terhadap masalah kemanusian secara luas.

Ketujuh, perlu pengembangan jaringan NU Peduli dengan kelompok kemanusiaan lainnya secara nasional, regional, dan internasional dalam upaya kepedulian terhadap masalah kemanusian secara luas.

Kedelapan peningkatan kemitraan NU Peduli dengan pemerintah, badan usaha milik negara, dan perusahaan swasta. Tujuannya untuk mengembangkan kegiatan kemanusiaan di lingkungan NU dan masyarakat secara luas.

Kesembilan perlunya komitmen dukungan untuk menunjang NU-Cash dan Gerakan Koin NU menuju kemandirian NU.(Sunarto)