IMG-20190617-WA0018

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Way Kanan Buka Program Tahfidz Qur’an

WAY KANAN – Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 11 Way Kanan yang terletak di Dusun 01 Payur Kampung Labuhan Jaya Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan – Lampung kembali buka pendaftaran santri sekaligus siswa/i baru tahun ajaran 2019/2020. Pesantren yang diasuh oleh Kyai Imam Murtadho Sayuthi dan Ibu Nyai Muniroh, yang sudah beroperasi sejak tahun 2014 lalu, buka program baru bagi calon-calon penghafal qur’an.

Sebagaimana yang dijelaskan oleh Kyai Imam Murtadho Sayuthi dikediaman beliau di pesantren Asshiddiqiyah, pada Kamis, 20 Juli 2019. “InshaAllah tahun ini kita akan memulai program baru; Tahfidz Qur’an. Doakan supaya berjalan sukses dan bisa  istiqomah,” terang beliau.

Untuk pengajar tahfidz, Kyai asal Banyuwangi itu menerangkan bahwasanya telah dipersiapkan. “Alhamdulillah untuk tahfidz qur’an kita sudah memiliki pembimbingnya, nanti akan diajar dan dibimbing langsung oleh Ustadz Muha Fadlullah yang merupakan tahfidz qur’an 30 Juz. Nanti akan dibantu pula dengan Ustadzah Al Kayyis,” ujar beliau melanjutkan.

Pendaftaran ini dibuka sampai libur sekolah usai, adapun persyaratannya; baik SMP maupun SMK Manbual Ulum. Mengisi formulir pendaftaran yang didapatkan dari panitia penerimaan siswa/i baru (PSB), fotokopi kartu keluarga (KK), fotokopi akte kelahiran, fotokopi surat keterangan hasil ujian (SKHU) atau ijasah yang telah dilegalisir, pas foto ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar, dan bagi siswa/i pindahan menyertakan surat pindah dari pihak sekolah asal juga buku raport. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi kontak panitia 0812 7116 5944 (Al Kayyis) dan 0812 8987 4566 (Umi Muniroh).

Untuk diketahui, aktivitas santri sehari-hari dimulai sejak pukul 03.00 – 22.00 Wib. Aktivitas tersebut meliputi kegiatan wajib pesantren dan juga sekolah formal.

“Kegiatan wajib pesantren meliputi sholat tahajjud, istighosah pagi, sholat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan sorogan al qur’an, usai itu istiharat mandi dan sarapan pagi, lalu dilanjutkan sholat dhuha dan sekolah formal SMP dan SMK Manbaul Ulum”, ujar Panitia PSB, Al Kayyis menerangkan.

Setelah sekolah formal, ujarnya melanjutkan, aktivitas kita lanjutkan dengan sholat zuhur berjamaah dan dilanjutkan dengan kajian kitab kuning yang akan dibimbing langsung oleh Abah Kyai. Selepas asar santri akan mengikuti madrasah diniyah yang akan dibagi sesuai kelasnya masing-masing, lalu dilanjutkan dengan istighosah sore, sholat maghrib berjamaah dan driling bahasa Arab & Inggris. Istiharat sejenak untuk makan malam, setelah itu kita lanjutkan dengan sholat isya berjamaah dan pengajian tafsir jalalain, tadarus al quran, lalu muthola’ah.

Untuk ekstrakurikuler, ada conversation bahasa arab dan bahasa inggris, komputer pemula, pramuka, pidato empat bahasa, tahfidz qur’an, kajian kitab kuning, dan juga kajian rutin majelis dzikir dan ta’lim yang diselenggarakan setiap hari Ahad kedua awal bulan. (Alfa Arkana Eounoia)