IMG_20180909_224151-768x433

Pengurus MUI Akan Besuk Ketua MUI Pesawaran yang Diduga Dianiaya Bacaleg

BANDAR LAMPUNG – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung hari ini (10/9/18) berencana akan membesuk Ketua MUI Pesawaran, Ustad Endang Zainal Haidir yang dirawat di rumah sakit.

Ustad Endang dikabarkan berselisih dan mendapatkan penganiayaan oleh seorang oknum Bacaleg berinisial HRS dan teman-temannya.

“Sudah telpon, tapi belum lengkap infonya. Rencananya besok bersama Pak Ketum MUI Lampung akan membesuk ke rumah sakit,” kata Sekum MUI H. Maisyir. seperti diwartakan Warta9.com.

Bacaleg HRS dari Dapil 5 ini bersama orang-orangnya menganiaya Ustad Haidir, diduga karena tersinggung dengan isi ceramah ketua MUI tersebut.

Kepada wartawan, Minggu (9/9/2018), Ustad Haidir mengaku kejadian itu terjadi usai ia mengisi pengajian di Desa Ketapang Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Jumat (7/9) malam.

Usai ceramah ia didatangi pelaku HRS dan mengajak ke rumah salah satu warga. Setelah sampai di rumah warga, ternyata sudah ada rekan pelaku yang dianggapnya kenal.

“Yang mengajak saya HRS salah seorang caleg dari PKB Kabupaten Pesawaran. Saya juga sudah kenal mas dengan dia. Tetapi setelah sampai di rumah salah seorang warga ternyata di rumah tersebut sudah ada dua orang teman dari HRS yaitu Di dan salah satunya tidak saya kenal,” cerita Ustad Haidir.

Sesampainya di rumah rekannya, HRS tanpa banyak tanya, dan langsung mendorong kepala ustad Haidir dan disusul pukulan yang dilayangkan rekan HRS mengenai muka dan dagu hingga memar dan keluar darah dari hidung.

Ustad Haidir bingung apa motif HRS dan rekan-rekanya menganiaya dirinya. Kalaupun tersinggung isi ceramahnya, dalam ceramah Ketua MUI ini tidak menyinggung seseorang.

Akibat penganiayaan tersebut, ustad Haidir harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran karena mengalami memar di wajah. Ustad Haidir juga telah melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polres Pesawaran.

Kasat Reskrim Polres Pesawaran, Iptu M Hasbi Eko Purnomo yang dihubungi wartawan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan dengan korban ustad Endang Zainal Haidir, pada Sabtu (8/9/2018). (saf)

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this