bulu-696x464

Menghilangkan Bulu-bulu pada Wanita

SEBAGIAN wanita memiliki rambut-rambut halus dengan jumlah yang cukup banyak di beberapa bagian tubuhnya. Misalnya di kaki, lengan dan di wajah. Hal tersebut terkadang mengganggu penampilannya. Sebagian wanita memilih untuk mencukur atau menghilangkannya, sebagian lain memilih membiarkan rambut tersebut tetap tumbuh. Lalu, sebenarnya boleh nggak sih menghilangkan rambut atau bulu-bulu pada wanita?

Kalangan SYAFI’IYYAH berpendapat “Dan menjadi keharusan menghilangkan bulu-bulu atau rambut halus wanita apabila diperintah oleh suami.”

Kalangan HANAFIYYAH berpendapat “Sedang bulu kemaluan wanita sunah menghilangkannya dengan dicabuti, sunah menghilangkan bulu ketiak dengan dicukur ataupun dicabut sedang dengan mencabutnya lebih utama, sedang masalah bulu yang terdapat pada punggung dan dada hukumnya khilaaf adam (menyalahi keutamaan).”

Kalangan MALIKIYYAH berpendapat “Boleh mencukur bulu-bulu yang ada di badan seperti bulu yang terdapat pada dada, kedua tangan, paha, bulu sekitar anus, sedang rambut yang dikepala makruh mencukurnya bagi yang tidak mengenakan imaamah, pendapat yang mashur membolehkannya bagi yang ber ‘imaamah.”

Wajib bagi seorang wanita menghilangkan setiap yang bisa menghilangkan kecantikannya maka wajib baginya menghilangkan bulu-bulu ditubuhnya yang tidak disukai suaminya seperti wajibnya menghilangkan jenggot baginya, wajib juga baginya meninggalkan sesuatu yang membuatnya cantik maka haram baginya mencukur rambut kepalanya.

– Mughni alMuhtaaj I/191 :

ونتف لحية المرأة وشاربها مستحب لأن ذلك مثلة في حقها

Mencabut jenggot dan kumis bagi wanita hukumnya sunnat karena jenggot dan kumis bagi wanita adalah siksaan.

– Al-Fiqh Alaa madzaahib al-Arba’ah II/45 :

( 1 ) ( الشافعية – قالوا :…….. ويتعين على المرأة إزالتها عند أمر الزوج لها

الحنفية – قالوا :……….أما عانة المرأة فتسن إزالتها بالنتف . وتسن إزالة شعر الإبطين بالحلق والنتف والنتف أولى وأما حلق شعر الظهر والصدر فهوخلاف الأدب

المالكية – قالوا :……….ويباح حلق جميع الشعر الذي على البدن كشعر الصدر واليدين والألية والشعر الذي على حلقة الدبر أما شعر الرأس فإنه يكره لغير المتعمم ويباح للمتعمم على المشهور ويجب على المرأة أن تزيل كل ما ينافي الجمال فيجب عليها إزالة ما على بدنها من الشعر إن كان لا يرغب فيه الزوج . كما يجب عليها حلق شعر اللحية إن نبتت لها لحية وكذلك يجب عليها ترك ما فيه الجمال من الشعر فيحرم عليها إزالة شعر الرأس

(Sumber : Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah-KTB)

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this