IMG-20180121-WA0025

Lesbumi Tulang Bawang Bertekad Jaga Budaya dan Tradisi

TULANG BAWANG –  Pimpinan Cabang Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) bertekad menjaga tradisi dan seni budaya di masyarakat setempat dengan menggelar sejumlah kegiatan.

“Alhamdulillah, kami telah melakukan evaluasi dan membahas rencana kerja tahun 2018,” ujar Ketua Lesbumi Tulang Bawang Ibnu Suud, di Menggala, Senin (22/1).

Lesbumi Tulang Bawang menggelar pelantikan dan pengajian akbar di Yayasan Pondok Pesantren Nufat pada 2015 dan langsung menggelar musyawarah kerja cabang atau  Muskercab.

“Hasilnya, kami mampu menggelar peringatan Harlah NU dan pawai akbar serta Seminar Santri Aswaja,” ujar pria karib dipanggil Gus Suud itu.

Muskercab pada 2016 juga digelar. Peringatan Harlah NU saat itu diramaikan dengan pawai obor. Kegiatan lain dilakukan ialah Festival Seni Hadroh di tiga titik.

“Di tahun 2016, kami juga menggelar bedah Buku 29 Tokoh NU dengan narasumber Prof Dr Aom Karomani Al iman,” kata dia lagi.

Kegiatan serupa juga dilakukan di 2017. Selain itu, terbentuk pula 9 PAC Lesbumi di Tulang Bawang.

Adapun pada Muskercab 2018 dibuka oleh Sekretaris PCNU Tulang Bawang Gus Taufiq Wahyudi dan ditutup Ketua PCNU KH Dimyati Rifai pada Ahad 21 Januari 2018 kemarin, kata dia menambahkan, ialah pembentukan kepengurusan tingkat ranting.

“Kami juga akan mengadakan pelatihan seni hadroh dan seni suara (qori’). Yang terdekat ialah menggelar gebyar seni budaya peringatan Harlah NU,” ujar Gus Suud lagi.

Lesbumi Tulang Bawang juga berkomitmen membentengi dan melestarikan gerakan budaya tradisi, Diba’ Albarjanzi, Simtudduror, dan merangkul kelompok seni budaya yang ada di daerah dipimpin Hj Winarti ini.

“Kami juga menargetkan 200 seragam untuk kader,” pungkas Gus Suud. (Gatot Arifianto)

 

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this