IMG-20180307-WA0038

Konferwil PWNU X, Panitia Tegaskan Bebas dari Unsur Politis

BANDAR LAMPUNG- Perhelatan akbar Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-X Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, yang akan dilaksanakan pada 8-10 Maret, di Pondok Pesantren Darussa`adah Lampung Tengah, dipastikan bebas dari unsur politik.

Hal itu ditegaskan oleh wakil ketua PWNU Juwendra Asdiyansyah saat konferensi pers (Konpers) terkait dengan pelaksanaan konferwil X, di kantor PWNU Jl.Cut Mutia Bandar Lampung, Rabu.(7/3/18).

“Kami dari panitia pastikan bahwa moment konferwil yang akan kita laksanakan bebas dari kepentingan politik tertentu,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut yang biasa disapa bang Juwe tersebut, berdasarkan rencana awal disela-sela konferwil akan diadakan dialog public dengan menghadirkan seluruh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Namun rencana itu dibatalkan dengan berbagai alasana dan pertimbangan.

“Awalnya kita akan ada dialog public dengan para cagub-cawagub diarena konferwil, namun kita batalkan demi menjaga independensi dan netralitas NU, serta menghindari adanya unsure politis. Akan tetapi sebagai gantinya nanti kita akan mengadakan dialog dengan nara sumber dari kepala Bulog, kapolda Lampung, dan juga kepala BIN Lampung,” terang pimred duajurai.co tersebut.

Sementara itu ketua pelaksana Konferwil KH.Khairuddin Tahmid menjelaskan bahwa moment konferwil yang dilaksanakan 5 tahun sekali tersebut, sebagai moment untuk evaluasi atas kinerja kepenguruasan yang sudah berjalan, sekaligus untuk melakukan penguatan kepengurusan kedepan. “Salah satu pokok-pokok dalam konferwil yaitu berkaitan dengan penguatan-penguatan NU kedepan, baik dari segi penguatan idiologi, penguatan harakah, dan juga penguatan fikrah atau pemikiran,” kata wakil Syruriah PWNU tersebut. (Sunarto)

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this