foto duajurai.com

Ketua PWNU: Yang Paling Berat Adalah Memberdayakan Organisasi

BANDAR LAMPUNG- Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) KH.Soleh Bajuri mengingatkan bahwa eksistensi sebuah organisasi bisa terus berlanjut dengan adanya pengkaderan didalamnya. Tujuannya adalah untuk regenarasi agar visi dan misi sebuah organisasi dapat terus dilanjutkan.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) bagi Anggota PW Fatayat Lampung, di Tango Hostel Way Halim, Sabtu, (3/3/18).

“Proses pengkaderan merupakan sebuah keharusan bagi sebuah organisasi, termasuk Fatayat. Karena dengan adanya pengkaderan akan tercipta militansi dan tercipta kader-kader yang berkualitas,” terangnya.

Namun demikian, lanjut pengasuh Ponpes Raoudlatussolihin Palas tersebut, pengkaderan saja tidak cukup untuk meningkatkan kualitas organisasi dan juga eksistensi organisasi. Akan tetapi hal yang tidak kalah pentingnya, setelah adanya pengkaderan dan konsolidasi organisasi, adalah bagaimana memberdayakan kader-kader yang ada.

“Yang paling penting itu adalah bagaimana organisasi itu bisa memberdayakan kader-kadernya sebagai bagian dari mengaktualisasikan visi misi serta cita-cita dari organisasi tersebut. Kalo hanya sekedar membentuk cabang atau ranting saja terus tidak diberdayakan, maka akan percuma kedepannya,” lanjutnya.

Setelah mengikuti pengkaderan, diharapkan nantinya kader-kader Fatayat NU khususnya, akan mampu mengaktualisasikan cita-cita organisasi dan juga terus berusaha untuk menjaga tradisi amaliah ahlussunnah wal jama`ah dari kelompok radikal. (Sunarto)

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this