Prof Muki M.Ag

Ketua PWNU : Puisi “Ibu Indonesia” Tidak Mencerminkan Kebhinekaan Indonesia

BANDAR LAMPUNG- Setelah video puisi yang dibawakan oleh Sukmawati Sokarno Purtri viral di media sosial, banyak pihak menilai puisi tersebut dapat merusak persatuan bangsa, terutama ummat muslim.

Menurut  Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Lampung, Prof. Dr. H. Moh Mukri, M.Ag, puisi ‘Ibu Indonesia’ yang dibacakan oleh Sukmawati sama sekali tidak memiliki nilai edukasi.

“Apa yang disampaikannya lewat puisi tersebut, tidak mencerminkan Kebhinekaan Indonesia. Kita semua paham Indonesia ini memiliki semangat saling menghargai yang tinggi, namun dengan adanya puisi tersebut, malah menyulut perpecahan bukannya persatuan. Seharusnya Sukmawati belajar dari pendahulunya yang sangat menghargai perbedaan di Indonesia,” ucap Mukri.

Persoalan Sukmawati yang tidak mengerti syariat Islam lanjut Mukri, itu persoalan pribadinya. “Seharusnya jika tidak mengerti maka jangan bicara, bukan malah membanding-bandingkan. Ini sangat mengganggu persatuan dan kesatuan yang terus kita bina,” kata dia.

Prof. Dr. H. Moh Mukri, M.Ag juga menghimbau kepada masyarakat dan warga Nahdliyin Lampung khususnya, untuk tidak terpancing. “Tetap sejuk dan damai, kita warga NU sangat mencintai kedamaian, jangan sampai terpancing emosinya, sehingga nanti malah dimanfaatkan oleh kepentingan suatu pihak,” himbaunya. (Sunarto)

 

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this