IMG-20180213-WA0002

Dua Kader Terbaik Digadang Jadi Calon Ketua PWNU Lampung

BANDAR LAMPUNG, NU Lampung – Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-X Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung yang akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Darussa’adah, Gunungsugih (8-10/3/18) telah memunculkan beberapa kandidat yang digadang akan maju.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Ichwan Adji Wibowo mengatakan, hingga saat ini ada dua nama yang digadang bakal maju calon Ketua PWNU Lampung. Kedua nama tersebut ialah Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung Prof. Mohammad Mukri dan Ketua PWNU Lampung saat ini, K.H Soleh Bajuri.

Menurut Adji, sapaan akrab Ichwan Adji Wibowo, kedua sosok tersebut dinilai pantas dan mumpuni menjadi Ketua PWNU Lampung. Pertama, K.H Soleh Bajuri merupakan ketua saat ini yang dinilai tangguh dan telaten mengurus NU. “Salah satu kandidat yang cukup ulet,” kata Adji.

Reputasi K.H Soleh Bajuri selama memimpin PWNU Lampung sangat baik. Selain itu, kata Adji, K.H Soleh Bajuri pernah menjadi Ketua PCNU Lampung Selatan. “Beliau juga pernah menjadi anggota DPRD Lampung,” kata dia.

Sementara, Prof. Mohammad Mukri sebagai cendikiawan yang berlatarbelakang santri pernah menjadi ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung. Saat ini pun masih tercatat sebagai Rektor UIN Raden Intan Lampung. “Kedua kandidat ini sangat dikenal di kalangan NU,” ujar Adji.

Prof. Mohammad Mukri pun, kata Adji telah membawa perubahan banyak selama memimpin UIN Lampung. Prestasi selama menjadi Rektor UIN Lampung membawa dirinya dikenal kalangan luas. “UIN Lampung semakin baik selama dipimpin Prof Mukri,” kata Adji.

Saat ditanya soal posisi Rois Syuriyah, Adji mengatakan, hal itu merupakan ranah Kyai. Namun, berdasarkan pengetahuan dia dari kalangam Kyai, saat ini posisi Rois Syuriyah masih ingin diberikan kepada Pimpinan Pondok Pesantren Darussa’adah K.H Muhsin Abdillah. “Saya dengar dari beberapa Kyai, masih menghendaki abah K.H Muhsin,” ujar alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Lampung ini. (ESA/ADJI)

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this