IMG_20160517_140521

Cegah radikalisme dan Narkoba, Dekatkan Anak dengan Ulama dan Pondok Pesantren

BANDAR LAMPUNG- Ancaman terhadap generasi muda dewasa ini sangat menghawatirkan, bukan hanya dari segi pemahaman idiologi radikal, namun juga cengkeraman narkoba dengan berbagai jenisnya telah mengancam generasi muda.

Generasi muda sebagai harapan masa depan bangsa harus diselamatkan dari paham yang menyimpang, serta harus dijauhkan dari narkoba. Diperlukan peran besar orang tua dalam mengawasi putra putrinya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya himbau dan ingatkan kepada semua orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, lebih dekat lagi dengan mereka dalam keluarga, dan tidak melepas pergaulan mereka,” kata mustasyar PCNU Bandar Lampung KH.Badruzzaman.

Terlebih, abah Badru, demikian beliau biasa dipanggil,  anak-anak yang masih dalam masa pendidikan di sekolah, orang tua harus benar-benar memperhatikan makanan atau jajannya di sekolah. Apalagi saat ini banyak ditemukan jajanan di sekolah-sekolah yang mengandung narkoba dijual bebas.

“Awasi anak-anak kita saat membeli makana atau jajanan di sekolah, jangan semabarangan. Sebab saat ini banyak jajanan yang dicampuri narkoba,” tambahnya lagi.

Lebih lanjut, pengasuh pondok pesantren An Nizar Bandar Lampung tersebut meminta kepada semua orang tua selain mengawasi anak-anaknya di rumah dan lingkungan, juga agar orang tua mengarahkan putra putrinya untuk lebih dekat kepada ulama dan pondok pesantren. Sebab, dengan dekat dengan ulama dan pondok pesantren anak-anak akan terbentengi dari paham-paham radikal, juga mendapatkan pemahaman akan bahaya narkoba. “Arahkan anak-anak kita untuk lebih dekat dengan pondok pesantren dan mencintai ilmu, niscaya mereka akan terlindungi dari bahaya yang saat ini tengah mengancam generasi muda,” pungkasnya. (Sunarto)

Beritahu temanmu dengan membagikannyaShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInShare on TumblrShare on VKShare on YummlyShare on StumbleUponShare on RedditPin on PinterestEmail this to someoneDigg this